Prof Monitor -  Saat ini sudah banyak sekali di kalangan masyarakat yang menggunakan asuransi. Hal ini karena banyak alasan kemudahan yang bisa diperoleh oleh siapa saja yang menjadi membernya dalam urusan pembayaran biaya kesehatan. Salah satu nama asuransi yang popular di Indonesia adalah Prudential. Prudential merupakan salah satu jenis asuransi yang telah melakukan banyak kerja sama dengan pihak-pihak Rumah Sakit yang ada di Indonesia. Prudential menawarkan banyak keunggulannya dibandingkan dengan jenis asuransi lainnya. Oleh karenanya tak heran jika banyak dari masyarakat yang memilih Prudential sebagai jaminan asuransinya. Namun pada kenyataannya masih banyak orang yang belum paham bagaimana cara klaim asuransi Prudential agar bisa digunakan sebagai mana mestinya. Padahal hal ini merupakan hal yang sangat penting untuk dipahami oleh semua member asuransi Prudential. Hal ini karena jika para member tidak tahu menahu tentang cara klaim asuransi ini maka asuransi yang dimilikinya tidak bisa digunakan sebagai mana mestinya. 



Nah untuk anda yang merupakan salah satu member asuransi Prudential maka anda perlu beberapa hal yang perlu anda persiapkan untuk melakukan klaim terhadap asuransi yang anda punyai tersebut. di bawah ini akan dijelaskan beberapa hal yang harus anda penuhi dan anda persiapkan untuk klaim asuransi dalam hal kondisi pasien kritis. Tentu saja dalam Prudential pasien yang kritis juga berhak mendapatkan asuransi dari Prudential. Nah berikut ini beberapa hal yang perlu anda siapkan :
  • Anda harus menunjukkan Polis Asli. Hal ini karena bisa jadi klaim akan membuat Polis berakhir.
  • Anda harus mengunduh formulir klaim untuk kondisi kritis yang bisa anda unduh pada website resmi Prudential. Anda harus mengisi formulir tersebut dengan keterangan yang jelas dan benar adanya sesuai dengan keadaan pasien kritis.
  • Anda harus meminta atau menyiapkan Surat Keterangan Dokter yang biasa disingkat dengan SKD. Surat keterangan harus sesuai dengan kondisi pasien yang kritis. Dan anda diharuskan menyerahkan yang asli, bukan fotocopy.
  • Anda harus menunjukkan dan menyerahkan salinan atau fotocopy dari catatan medis si pasien tersebut.
  • Anda harus menyiapkan dan menyerahkan fotocopy atau salinan dari keseluruhan hasil pemeriksaan medis si pasien seperti hasil pemeriksaan laboratorium, radiologi, dan pemeriksaan lainnya yang telah dilakukan oleh pasien.
  • Anda harus menyiapkan dan menyerahkan fotocopy atau salinan dari kartu identitas diri si pasien dan pemegang Polis yang tentu saja masih ada masa berlakunya. Biasanya kartu identitas diri yang diminta adalah seperti KTP, SIM, atau Paspor. Nah jika keadaan si pasien atau pemegang Polis pernah melakukan pergantian nama maka harus menyerahkan pula salinan surat pergantian nama tersebut.
Beberapa hal di atas merupakan komponen yang wajib dipenuhi untuk melakukan klaim terhadap pasien yang mengalami kondisi kritis. Namun jangan kaget jika sewaktu-waktu pihak dari asuransi Prudential akan meminta anda menyerahkan beberapa berkas tambahan selain berkas yang telah disebutkan di atas. Hal ini demi proses Klaim yang bisa anda peroleh. Perlu anda ketahui juga bahwa semua dokumen yang wajib anda serahkan merupakan dokumen dengan bahasa Indonesia. Hal ini demi kelancaran proses pengajuan klaim. Tidak hanya klaim untuk kondisi kritis, Prudential juga mempersilahkan anda untuk melakukan pengajuan bagi anda yang mengalami kondisi seperti cacat seumur hidup atau bahkan kematian. Tentu dengan syarat yang sama hanya saja keterangan kondisinya berbeda. 

0 Komentar